39Rektor buka olimpiade matematika-2016-editMALANG. Miinggu, 7/02/2016, Departemen Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Malang (Unisma) menyelenggarakan acara Olimpiade Matematika SMP dan SMA Sederajat Se Jawa Bali, di Hall Usman Mansur. Acara tersebut masih memasuki tahap babak penyisihan. Tahun ini, acara yang dihelat dalam rangka Paket Hari Ilmiah (PIH) tersebut memasuki pelaksanaan ke 13. Artinya, sudah 13 tahun acara tahunan ini dilangsungkan. Pada 21/02/2016 nanti akan dilaksanakan babak semifinal dan final yang dilaksanakan di Unisma.
Menurut Ketua Pelaksana Olimpiade Matematika yang tahun ini mengambil tema “Meningkatkan Minat dan Kemampuan Berpikir Siswa Terhadap Matematika”, Nanang Qosim, ada 14 Rayon yang melaksanakan kegiatan tersebut secara serentak. “14 Rayon tersebut adalah Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Banyuwangi, Mojokerto, Sampang, Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, Rembang, Indramayu, dan Negara (Bali). Rayon I Malang dipusatkan di Unisma, Sementara Rayon II Malang digelar di MAN 1 Gondanglegi. Semua rayon dikendalikan oleh mahasiswa Pendidikan Matematika, FKIP Unisma, dan kami bekerjasama dengan sekolah-sekolah, baik sekolah negeri maupun sekolah swasta.” Ungkapnya. Ia menambahkan bahwa pelaksanaan tahun ini terbilang istimewa, sebab total peserta sudah menembus angka 1000. “Tahun lalu olimpiade bergengsi ini diikuti oleh 700 peserta se Jawa Bali.” Imbuhnya.
Ketua Prodi Pendidikan (Kaprodi) Matematika FKIP Unisma, Drs. Zainal Abidin, MPd menyatakan bahwa olimpiade matematika SMP dan SMA Sederajat ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Prodi Matematika terhadap stigma bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit. “Kami ingin memupus stigma tersebut. Kami ingin matematika menjadi bidang studi yang menyenangkan dan disukai siswa.” Cetusnya. Ia mengingatkan bahwa kemampuan bermatematika yang baik berkontribusi pada penalaran yang baik pula.
Wakil Dekan III FKIP Unisma, Moh. Yunus, S.Pd, M.Pd menggarisbawahi bahwa kegiatan penalaran seperti ini menjadi tempat menyemai benih berorganisasi dan ajang mengelola kegiatan produktif. “Kami terus mendorong mahasiswa FKIP aktif berorganisasi dan melakukan kegiatan sesuai karakter ilmiah prodi masing-masing. Seperti saat ini mahasiswa Pendidian Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) danmahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) melaksanakan bakti sosial di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang.” Katanya. Ia menjelaskan bahwa terjun langsung ke masyarakat adalah cara paling jitu beradaptasi dengan lingkungan saat mereka kembali mengabdi ke masyarakat.
Rektor Unisma, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si menyatakan kebanggaaannya sebab mahasiswa Departemen Pendidikan Matematika bekerjasama dengan Lembaga Gubernuran (LGM) melaksanakan kegiatan ilmiah berupa olimpiade matematika SMP dan SMA Sederajat SeJawa Bali, dengan dukungan penuh dari FKIP dan Unisma. “Saya salut karena ini sudah masuk pelaksanaan ke 13. Anda semua peserta olimpiade dan panitia, merupakan orang-orang langka, sebab tak banyak orang yang mencintai matematika.” Ungkapnya memberi semangat di hadapan 200 peserta olimpiade matematika SMP/SMA Sederajat di Rayon I Malang. Ia meyatakan bahwa Unisma akan terus mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, mulai mahasiswa, dosen hingga karyawan. “Saat ini kami berada di peringkat 42 dari 3320 PTN/PTS se Indonesia, dan berada pada klaster (cluster) kedua dari lima klaster PTN/PTS Se Indonesia. Maka jangan ragu kelak lulus SMA untuk bergabung dan berkembang menjadi manusia unggul bersama Unisma.” Pungkasnya. Selamat Berolimpiade, semoga sukses!(AA)

العربية AR English EN Bahasa Indonesia ID